Wonosobo – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Wonosobo kembali menghadirkan inovasi pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan pembuatan kerajinan berbahan wol (bulu domba) yang berasal dari domba Wonosobo atau dikenal dengan Dombos.
Kegiatan ini menjadi langkah awal pengembangan kerajinan khas Rutan Wonosobo yang akan berlanjut sebagai program pembinaan berkelanjutan bagi warga binaan.

Kerajinan berbasis wol ini dirancang sebagai identitas khas Rutan Wonosobo, mengingat bahan baku wol domba tersebut hanya dihasilkan oleh Dombos Farm Wonosobo, sehingga memiliki nilai keunikan lokal dan potensi ekonomi kreatif yang tinggi.

Pada hari ini, Selasa (4/2/2026), pelatihan kerajinan wol dilaksanakan melalui pendampingan langsung oleh Sdri. Zahira Rahma, Mahasiswi S2 Institut Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Desain, yang sedang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Rumah Tahanan Negara Wonosobo.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan dengan teknik Felting, yaitu teknik kuno dalam dunia tekstil yang digunakan untuk membentuk wol menjadi kain padat (felt) dan berbagai produk kerajinan.
Kepala Rutan Wonosobo, Wahyu Budi Heriyanto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembinaan yang berbasis potensi lokal dan inovasi berkelanjutan.
“Pembinaan warga binaan tidak hanya tentang kedisiplinan dan kepatuhan, tetapi juga tentang membangun keterampilan, kreativitas, dan kemandirian. Kerajinan wol Dombos ini adalah langkah strategis untuk menciptakan identitas khas Rutan Wonosobo, sekaligus membuka peluang ekonomi produktif bagi warga binaan. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi program unggulan pembinaan kemandirian, ” tegasnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi keterampilan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembinaan kemandirian warga binaan, penguatan ekonomi kreatif lokal, serta penciptaan produk unggulan khas Rutan Wonosobo berbasis potensi daerah.
Dengan adanya program ini, diharapkan warga binaan memiliki bekal keterampilan produktif, bernilai ekonomi, serta berkelanjutan setelah menjalani masa pembinaan di Rutan Wonosobo.
(Humas Rutan Wonosobo)

Updates.