Tembus Pasar Eropa, Coco Shade Karya Warga Binaan Rutan Wonosobo Diekspor ke Yunani

    Tembus Pasar Eropa, Coco Shade Karya Warga Binaan Rutan Wonosobo Diekspor ke Yunani
    Tembus Pasar Eropa, Coco Shade Karya Warga Binaan Rutan Wonosobo Diekspor ke Yunani

    Wonosobo - Kreativitas warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Wonosobo kembali menunjukkan hasil membanggakan. Produk handycraft berupa coco shade berhasil menembus pasar internasional dan dikirim ke Yunani pada Sabtu, 14 Februari 2026, membuktikan bahwa karya dari dalam proses pembinaan mampu bersaing di tingkat global.

    Coco shade tersebut dibuat dari bahan serat dan material alami kelapa yang diolah menjadi peneduh bernilai estetika tinggi. Dengan konsep ramah lingkungan dan desain bernuansa tropis, produk ini diminati pasar Eropa karena dinilai memiliki karakter unik sekaligus fungsional untuk area komersial maupun hunian.

    Proses produksinya dilakukan secara bertahap dan teliti, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, perakitan, hingga tahap akhir finishing. Setiap unit dikerjakan dengan standar kualitas yang terjaga agar memenuhi permintaan ekspor.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif dan berdaya saing.

    Kepala Rutan Wonosobo, Wahyu, menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan kemandirian.

    “Kami ingin memastikan bahwa warga binaan memiliki bekal keterampilan ketika kembali ke masyarakat. Ekspor coco shade ke Yunani ini menjadi motivasi besar bagi mereka untuk terus berkarya dan percaya diri bahwa hasil kerja kerasnya dihargai hingga mancanegara, ” ungkap Wahyu.

    Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus membuka peluang kerja sama dan pemasaran agar produk-produk karya warga binaan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

    Keberangkatan produk coco shade menuju Yunani bukan sekadar pengiriman barang, tetapi juga simbol harapan. Dari Wonosobo untuk dunia, karya tersebut membawa pesan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk berubah, berkembang, dan memberi kontribusi positif bagi bangsa.

    (Humas Rutan Wonosobo) 

    jawa tengah wonosobo rutan wonosobo yunani karya wbp rutan wonosobo
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Tetap Produktif di Hari Libur, WBP Rutan...

    Artikel Berikutnya

    Sambut Ramadhan, Warga Binaan dan Pegawai...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    TNI AD Rampungkan Rehab Jembatan Gantung Halimbe, Akses Warga Labura Kembali Lancar
    Dandim 1710/Mimika Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Kewaspadaan dan Sampaikan Amanat Kasad
    TNI AD Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Kalaili, Progres 48 Persen
    TNI Bergerak Cepat Pulihkan Akses dan Infrastruktur Pasca Banjir Bandang Susulan di Sumut
    Senyum Anak Somagede Hangatkan Satgas TMMD 127 Kodim Kebumen

    Ikuti Kami