Wonosobo — Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Wonosobo menunjukkan hasil nyata program pembinaan kemandirian melalui panen perdana sayur kangkung di lahan pembinaan rutan. Kegiatan ini melibatkan peserta magang yang mendampingi proses budidaya sejak tahap penanaman hingga panen.(14/02/2026)
Panen dilakukan setelah kurang lebih empat minggu masa tanam dengan metode budidaya sederhana serta perawatan rutin oleh WBP. Kangkung yang dihasilkan tumbuh subur dan merata, mencerminkan kesungguhan WBP dalam mengikuti proses pembinaan keterampilan di bidang pertanian.

Kepala Rutan Kelas IIB Wonosobo, Wahyu Budi Heriyanto, menyampaikan bahwa keterlibatan aktif WBP dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kemandirian, tanggung jawab, dan etos kerja.
"proses dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen menjadi sarana pembelajaran langsung yang memberi bekal keterampilan produktif bagi WBP, " ungkapnya.

Selain sebagai sarana pembinaan, hasil panen kangkung juga dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur rutan. Hal ini menunjukkan kontribusi nyata WBP melalui kegiatan yang produktif dan bermanfaat.

Para WBP bersama peserta magang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Melalui aktivitas tersebut, WBP tidak hanya memperoleh keterampilan teknis pertanian, tetapi juga menumbuhkan nilai kerja sama, kedisiplinan, dan ketekunan sebagai bagian dari proses pembinaan.
Program pertanian di Rutan Kelas IIB Wonosobo diharapkan terus berkelanjutan sebagai wujud komitmen pembinaan yang edukatif, mandiri, dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan.
(Humas Rutan Wonosobo)

Updates.