Wonosobo — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Wonosobo kembali memberikan pembekalan bagi para peserta magang melalui penyampaian materi yang berlangsung di Aula Sikunir Rutan Wonosobo, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh total 32 peserta magang yang ditempatkan di dua bidang berbeda, yaitu bagian Keuangan serta Subsi Pelayanan Tahanan.

Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh Malvin Yudhistira , Bendahara Rutan Wonosobo, kepada dua orang peserta magang yang bertugas di bagian keuangan.
Dalam pemaparannya, Malvin menjelaskan secara rinci mengenai sistem penerimaan dan pengeluaran negara, termasuk alur administrasi, mekanisme pertanggungjawaban, hingga pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan negara.

Malvin menegaskan bahwa pemahaman yang kuat mengenai sistem keuangan negara sangat dibutuhkan, terutama bagi mahasiswa yang sedang menjalani praktik kerja di instansi pemerintah.
“Pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara akuntabel dan sesuai regulasi. Inilah yang perlu dipahami sejak awal oleh para peserta magang, ” jelasnya.
Sesi berikutnya disampaikan oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Slamet Widodo Suprapwanto, kepada 30 orang peserta magang yang ditempatkan di Subsi Pelayanan Tahanan.
Materi yang diberikan meliputi tugas pokok dan fungsi pelayanan tahanan, alur administrasi perawatan tahanan, serta standar pelayanan publik yang harus dijalankan oleh setiap petugas.
Dalam penyampaiannya, Slamet Widodo Suprapwanto menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan pemahaman prosedur dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan.
“Pelayanan tahanan bukan hanya soal administrasi, tetapi juga tentang kepedulian, tanggung jawab, dan profesionalitas. Ini yang harus dipahami dan diterapkan oleh para peserta magang, ” ujarnya.
Kegiatan pembekalan ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman praktis bagi para peserta magang sehingga mereka mampu menjalankan tugas dengan baik selama masa penempatan di Rutan Wonosobo.
Dengan adanya pembekalan materi ini, Rutan Wonosobo berupaya memastikan bahwa peserta magang tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menghadapi praktik kerja yang sesungguhnya.
(Humas Rutan Wonosobo)
