Wonosobo – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Wonosobo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Pada Rabu, 31 Desember 2025, Rutan Wonosobo melaksanakan kegiatan panen ikan lele sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang perikanan.
Panen ikan lele ini berhasil menghasilkan sebanyak 15, 84 kilogram, yang selanjutnya dijual kepada CV Sumber Berkah Manfaat. Hasil panen tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan menu makanan warga binaan, sekaligus mendukung pengelolaan dapur yang sehat dan berkelanjutan.

Kegiatan panen ikan lele ini merupakan salah satu bentuk inovasi unggulan Rutan Wonosobo melalui program Warna Bersiterang (Warga Binaan Naik Kelas dan Berdaya Melalui Sistem Ketahanan Pangan dan UMKM Berbasis Green Economy).

Melalui program ini, warga binaan tidak hanya dibekali keterampilan praktis, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam proses budidaya perikanan, mulai dari pemeliharaan hingga panen.
Selain dijual, ikan lele hasil budidaya juga dikonsumsi langsung oleh warga binaan melalui Dapur Humanis Rutan Wonosobo, sehingga turut meningkatkan asupan gizi dan kualitas menu makanan sehari-hari.
Kepala Rutan Kelas IIB Wonosobo, Wahyu Budi Heriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis baik dari sisi pembinaan maupun ketahanan pangan.
“Panen ikan lele ini merupakan wujud nyata pembinaan kemandirian warga binaan. Melalui kegiatan perikanan, kami berharap warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat, sekaligus mendukung pemenuhan gizi melalui Dapur Humanis dan memperkuat ketahanan pangan di Rutan Wonosobo, ” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Wonosobo berharap program pembinaan kemandirian dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi pengelolaan rutan yang lebih produktif, mandiri, dan humanis.
(Humas Rutan Wonosobo)
